Halaman

Sabtu, 28 November 2020

MANAJEMEN FILE DAN DIREKTORI

 Materi yang dibahas meliputi : 

  1. Manajemen File 
  2. File Sistem 
  3. File Sistem di Windows dan Linux 

  1. MANAJEMEN FILE

        Metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi (bagian-bagian memori). Cara memasukkan sistem file ke disk atau partisi adalah dengan cara di format.

Manfaat Manajemen File

Mengurangi resiko kehilangan file, yang disebabkan:
  1. Terhapus
  2. Tertimpa File Baru 
  3. Tersimpan di mana saja
Sasaran Manajemen File
  1. Memenuhi kebutuhan manajemen data pemakai 
  2. Menjamin data pada file adalah valid 
  3. Menyediakan penunjang masukan/keluaran beragam tipe penyimpanan
  4. Menimalkan potensi kehilangan atau kerusakan data
  5. Menyediakan sekumpulan rutin interface masukan/keluaran
Fungsi Manajemen File
  1. Membuat, Modifikasi, dan penghapusan file 
  2. Mekanisme pemakaian file bersama/Sharing 
  3. Kemampuan backup dan recovery 
  4. Informasi tersimpan aman dan rahasia 
  5. Menyediakan interface user-friendly

      2. FILE SISTEM


        File sistem atau sistem berkas merupakan metode penyimpanan file pada komputer atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file tersebut. 

File sistem memiliki dua bagian: 
  1. Kumpulan file yang masing-masing menyimpan data-data yang berhubungan. 
  2. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem
FUNGSI FILE SISTEM
  1. Memberi nama pada berkas/file dan meletakkannya pada media penyimpanan. 
  2. Fungsi lainnya adalah sebagai konversi penamaan berkas dan peletakkan berkas pada struktur direktori. Semua sistem operasi memiliki File Sistemnya sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. 
       3. FILE SISTEM  di WINDOWS
File sistem di windows secara garis besar terdiir dari :
  1. FAT (File Allocation Table) 
  2. NTFS (New Technology File System)
  • FAT (File Allocation Table)
    FAT File System merupakan sebuah File System yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. 
  • NTFS (New Technology File System)
    NTFS merupakan File System yang memiliki sebuah desain sederhana namun memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan FAT File System.

    4. FILE SISTEM di LINUX
File sistem di Linux secara garis besar 
  1. Ext 2 (2 nd Extended) / Second Extended 
  2. Ext 3 (3 rd Extended) / Third Extended File System 
  3. Ext 4 (4 th Extended) / Fourth Extended File System 

Sabtu, 21 November 2020

Keamanan Sistem

 KEAMANAN

Keamanan sistem komputer adalah usaha untuk menjamin sumber daya agar tidak digunakan atau dimodifikasi orang yang tidak diotorisasikan.

Keamanan sistem dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Keamanan Eksternal (external security)

Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana, seperti kebakaran dan kebanjiran. 

2. Keamanan antarmuka pemakai (user interface security)

Berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum pemakai diizinkan mengakses program dan data yang disimpan.

3. Keamanan Internal (internal security)

Berkaitan dengan pengaman beragam kendali pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang andal tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

Masalah Keamanan.
  • Kehilangan data (data lost) disebabkan : bencana, kesalahan perangkat keras/lunak, kesalahan/kelalaian manusia.
  • Penyusup (intruder), berupa penyusup pasif dan penyusupan aktif.
  • Penyusup Pasif, penyusup yang hanya membaca data yang tidak diotorisasikan.
  • Penyusup Aktif, penyusup yang mengubah data yang tidak diotorisasikan.
KEBUTUHAN KEAMANAN
Kebutuhan keamanan sistem komputer meliputi 3 aspek, yaitu :

1. Kerahasiaan (secrecy, privasi)

Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya  dapat diakses oleh pihak-pihak yang diotorisasi, sehingga jika dimodifikasi tetap terjaga konsistensi dan keutuhan data

2. Integritas (integrity)

Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang di otorisasi.

3. Ketersediaan (availability)

Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.


JENIS SERANGAN KEAMANAN SISTEM

1. Interupsi/interuption

  • Sumber daya sistem komputer dihancurkan/menjadi tak tersedia/tak beguna.
  • Merupakan ancaman terhadap ketersediaan.
  • Contohnya penghancuran harddisk, pemotongan kabel komunikasi.

2. Intersepsi/interception

  • Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan.
  • Pihak tak diotorissasi dapat berupa orang/program komputer.
  • Contohnya penyadapan, mengcopy file tanpa diotorisasi.

3. Modifikasi/modification

  • Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya.
  • Merupakan ancaman terhadap integritas.
  • Contohnya mengubah nilai file, mengubah program, memodifikasi pesan.

4. Fabrikasi/fabrication

  • Pihak tak diotorisasi menyisipkan/memasukkan objek-objek palsu ke sistem.
  • Merupakan ancaman terhadap integritas.
  • Contohnya memasukkan pesan palsu ke jaringan, menambah record file.

ANCAMAN KEAMANAN SISTEM

Jenis-jenis ancaman komputer :

1. Virus

Prinsip virus adalah suatu program yang dapat berkembang dengan menggandakan dirinya. Melalui mekanisme penggandaan diri ini, mekanisme virus digunakan untuk berbagai jenis ancaman keamanan sistem komputer, seperti menampilkan suatu pesan tertentu, merusak file system, mencuri data, hingga mengendalikan komputer pengguna.Virus dapat menggandakan dirinya melalui email, file-file dokumen dan file program aplikasi.



2. EMAIL VIRUS

Tipe virus yang disisipkan di attachment email, jika attachment dibuka maka akan menginfeksi komputer. Program virus tersebut akan mendata daftar alamat akun email pengguna. Secara otomatis virus akan mengcopy dirinya dan mengirim email ke daftar akun email. Umumnya akan mengirim mass email, membuat komputer menjadi lambat dan membuat down server email.



3. INTERNET WORMS 

Worms adalah sejenis program yang bisa mengcopy dan mengirim dirinya via jalur komunikasi jaringan internet. Umumnya menyerang melalu celah/lubang keamanan OS komputer. Worm mampu mengirim paket data secara terus menerus ke situs tertentu via jalur konekasi LAN/Internet. Efeknya membuat trafik jaringan penuh, memperlambat koneksi dan membuat lambat/hang komputer pengguna. Worm bisa menyebar melalui email atau file dokumen tertentu.



4. SPAM

Spam adalah sejenis komersial email yang menjadi sampah mail (junkmail). Para spammer dapat mengirim jutaan email via internet untuk kepentingan promosi produk/info tertentu. Efeknya sangat mengganggu kenyamanan email pengguna dan berpotensi juga membawa virus/worm/trojan.


5. TROJAN HORSE

Trojan adalah suatu program tersembunyi dalam suatu aplikasi tertentu. Umumnya disembunyikan pada aplikasi tertentu seperti: games software, update program, dsb. Jika aktif maka program tersebut umumnya akan mengirim paket data via jalur internet ke server/situs tertentu. Efeknya akan memenuhi jalur komunikasi, memperlambat koneksi, membuat komputer hang, dan berpotensi menjadikan komputer anda sebagai sumber Denidal of Services Attack.



6. SPYWARE

Spyware adalah suatu program dengan tujuan menyusupi iklan tertentu (adware) atau mengambil informasi penting di komputer pengguna. Spyware berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna dan mencuri data-data tertentu dikomputer pengguna untuk dikirim ke hacker.



7. SERANGAN BRUTE-FORCE

Serangan brute-force adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci yang mungkin. Pendekatan ini pada awalnya merujuk pada suatu program komputer yang mengandalkan kekuatan pemrosesan komputer dibandingkan kecerdasan manusia. Istilah brute-force sendiri dipopulerkan oleh Kenneth Thompson, dengan mottonya: "When in doubt, use brute-force" (jika ragu, gunakan brute-force). Teknik yang banyak digunakan untuk memecahkan password, kunci, kode atau kombinasi. Cara kerja metodi ini sangat sederhana yaitu mencoba semua kombinasi yang mungkin. Sebuah password dapat dibongkar dengan menggunakan program yang disebut sebagai password cracker. Password cracker adalah program yang mencoba membuka sebuah password yang telah terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara mencoba semua kemungkinan.



Kamis, 05 November 2020

MANAJEMEN MEMORY

PENGERTIAN MANAJEMEN MEMORY

    Memori manajemen adalah tindakan mengelola memori komputer. Kebutuhan utama manajemen memori adalah untuk menyediakan cara untuk secara dinamis mengalokasikan bagian-bagian dari memori untuk program atas permintaan mereka, dan membebaskan untuk digunakan kembali ketika tidak lagi diperlukan. Ini sangat penting untuk setiap sistem komputer canggih di mana lebih dari satu proses mungkin berlangsung setiap saat. Pengelolaan memori utama sangat penting untuk sistem komputer, penting untuk memproses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori dapat menampung sebanyak mungkin proses.

 

Entitas Memori sendiri ada 4 macam:

1.   Used-RAM : RAM yang terpakai.

2.  Cached-RAM: RAM yang dipakai sebagai tempat simpan sementara untuk aplikasi jika dieksekusi kembali.

3.   Free-RAM : RAM yang tidak terpakai.

4.  Swap : memori tambahan menggunakan harddisk.

Pemetaan file diperlukan karena file dipetakan secara teratur sehingga bisa mendapatkan akses ke sumber daya dan metadata dari dalam memori.

 

FUNGSI MANAJEMEN MEMORI

1.       Utilitas CPU meningkat.

2.       Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU.

3.       Tercapai efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas.

4.       Transfer data dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien.

5.       Mengelola informasi yang dipakai dan tidak dipakai.

6.       Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.

7.       Mendealokasikan memori dari proses telah selesai.

8.       Mengelola swapping atau paging antara memori utama dan disk.

 

MANAJEMEN MEMORI DENGAN SWAPING

Kemampuan memindahkan citra proses antara memori utama dan harddisk selama eksekusi.


SWAP DI LINUX





STRATEGI ALOKASI MEMORI

1.     First-fit Algorithm Manajer memori menelusuri peta bit sampai menemukan ruang yang memadai untuk ditempati proses. ruang dibagi dua, untuk proses dan ruang yang tidak digunakan kecuali ketika besar ruang tepat sama dengan ukuran yang diperlukan proses.

2.  Next-fit Algorithm Penelusuran sama dengan first-fit algorithm, namun dimulai dari posisi terakhir kali menemukan segmen untuk proses.

3.   Best-fit Algorithm Algoritma mencari sampai akhir dan mengambil ruang terkecil yang dapat memuat proses.

4.     Worst-fit algorithm Selalu mencari ruang besar yang tersedia

5.   Quick-fit algorithm Hanya untuk pencatatan pada peta bit berkait. Hanya menelusuri peta bit ruang memori bukan di peta bit proses.

 

MANAJEMEN MEMORY TANPA SWAPPING

Manajemen memori tanpa kemampuan memindahkan citra proses antara memori utama dan harddisk selama eksekusi.

  1. Manajemen memori untuk monoprogramming
  2. Manajemen memori untuk multiprogramming dengan pemartisan statis

Manajemen memori untuk monoprogramming 

  1. Hanya ada satu proses pada satu saat
  2. Hanya satu proses menggunakan semua memori
  3. Pemakai memuatkan program ke seluruh memori dari disk
  4. Program mengambil kendali seluruh mesin

Manajemen memori untuk Multiprogramming.      

  1. Mempermudah pemrogram
  2. Dapat memberi layanan interaktif ke beberapa user secara simultan
  3. Efisiensi penggunaan sumber daya
  4. Eksekusi lebih murah jika proses besar dipecah menjadi beberapa proses
  5. Dapat mengerjakan sejumlah proses secara simultan

 

MANAJEMEN MEMORY BERDASARKAN ALOKASI MEMORI

  • Alokasi memori berurutan – Masing-masing proses menempati satu blok tunggal lokasi memori yang berturutan.
  • Alokasi memori tak berurutan – Program dibagi menjadi beberapa blok atau segmen dan ditempatkan tanpa harus berdekatan. Teknik ini biasa digunakan pada sistem memori maya sebagai alokasi pagepage dilakukan secara global.

MEMORY VIRTUAL

Memory yang dapat dibuat oleh user (pengguna komputer), yang digunakan oleh aplikasi untuk menggunakan sebagian dari memori sekunder seolah-olah menggunakannya sebagai RAM fisik. Semua sistem operasi membutuhkan Virtual Memory, yang merupakan kombinasi dari RAM dan sebagian hard drive. Bagian ini biasanya disebut Swap File, Paging File, atau Pagefile.

Sistem operasi mengalokasikan sumber daya tersebut saat proses itu diciptakan atau sedang diproses/dijalankan. Ketika proses tersebut berhenti dijalankan, sistem operasi akan mengambil kembali semua sumber daya agar bisa digunakan kembali oleh proses lainnya. Ketika RAM tidak cukup untuk kebutuhan komputer, Windows menggunakan Swap File secara sementara untuk menyimpan file-file, kemudian memindahkannya kembali pada RAM saat dibutuhkan. Memori virtual ini juga dapat dianggap sebagai ekstensi dari memori fisik dari sebuah komputer.

Virtual Memory merupakan sebuah memory cadangan dari sebuah memory fisik yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari sebuah proses kerja suatu sistem, mekanisme ini beroperasi dengan cara memindahkan beberapa kode yang tidak dibutuhkan ke sebuah berkas di dalam hard drive yang disebut dengan swap file, page file atau swap partition.


KEUNTUNGAN MEMORY VIRTUAL

Keuntungan dari menggunakan Virtual Memory ini antara lain: 

  1. Lalu lintas proses input dan output akan menjadi lebih rendah, sehingga proses lebih cepat
  2. Penggunaan memory fisik akan lebih sedikit
  3. Tidak akan terjadi deadlock (error system)
  4. Dapat menambah jumlah user yang akan ditangani
  5. Memory Virtual dapat diset melebihi kapasitas memory fisik

 Virtual Memory selalu dimiliki oleh sebuah sistem operasi untuk mencegah terjadinya deadlock antar aplikasi maupun sistem itu sendiri.

 

IMPLEMENTASI VIRTUAL MEMORY DI WINDOWS 10


Klik Start > File Explorer.

 Klik kanan pada This PC, kemudian klik kiri pada Properties > Advanced System Settings > buka tab Advanced > Performance.

 Klik Settings :




Pada jendela Performance Options, Pilih bagian Virtual Memory, dan klik Change:



 

Biasanya, ukuran awal dari Virtual Memory ini telah ditentukan oleh Windows. Karena itu, langkah awal di atas bertujuan untuk menghapus opsi pengaturan virtual Memory secara otomatis untuk semua drive.


Setelah dapat mengubah opsi tersebut, pilih proses berikutnya.