Halaman

Media Transmisi Wireless

 Media Transmisi Jaringan

Medium yang digunakan komputer untuk mengirim dan menerima pesan disebut media transmisi. Setiap media memiliki spektrum elektromagnet yang berbeda. Spektrum elektromagnet menggambarkan lebar
jalan yang dimiliki media yang dapat dilalui sinyal dari satu komputer ke komputer yang lain.

Media Transmisi Wireless
Suatu media yang digunakan untuk mengirimkan data, dimana arah ujung yang satu dengan ujung yang lainnya tersebar. Komunikasi ini mengirimkan sinyal ke udara berdasarkan spektrum elektromagnetik. Menggunakan sebuah media antena dalam mengirim dan menerima sinyal elektromagnetik. Rentan intereferensi.

Suatu media transmisi data yang tidak memerlukan kabel dalam proses transmisinya, Media ini memanfaatkan sebuah antena untuk transmisi di udara, ruang hampa udara atau air.

Jenis - Jenis Media Transmisi Wireless
1. Satelit
Jenis Media Transmisi yang menggunakan Satelit sebagai penerima sinyal dari stasiun bumi dan
memancarnya ke stasiun bumi lainnya. Satelit pada umumnya mengorbit di pada ketinggian 36.000 km dari permukaan bumi. Setiap satelit yang mengorbit akan beroperasi pada sejumlah band frekuensi yang disebut dengan channel transponder. Media Transmisi ini sering digunakan untuk Siaran Televisi, Telepon Jarak Jauh dan Jaringan Bisnis Privat (Private Business Network).

2. Wifi
WiFi adalah standar untuk WLAN yang dibuat oleh WiFi Alliance berdasarkan IEEE 802.11. Tujuan WiFi adalah memungkinkan komunikasi yang terjalin dengan baik pada berbagai perangkat wireless dari beragam pabrik pembuatnya. Jadi, buatan manapun perangkat wireless tersebut dapat saling berkomunikasi dengan baik selama mengikuti tata cara yang telah distandarkan oleh WiFi. WiFi diimplementasikan pada PC, Laptop, smartphone dan berbagai perangkat mobile lainnya.

3. Bluetooth
Menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan menggunakan teknik FHSS (Frequency Hopping Spread Spectrum) Saat ini sudah terdapat dalam perangkat-perangkatseperti HP, PDA, Laptop. Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal Area Network). Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal
Area Network).

4. GSM/CDMA
  • Global System for Mobile Communications (GSM) adalah salah satu standar sistem komunikasi nirkabel(wireless) yang bersifat terbuka. Telepon GSM digunakan oleh lebih dari satu milyar orang di lebih dari 200 negara.Banyaknya standar GSM ini membuat roaming internasional sangat umum dengan “persetujuanroaming” antar operator telepon genggam. GSM berbeda banyak dengan teknologi sebelumnya dalam pensinyalan dan “channel” pembicaraan adalah digital, yang berarti dipandang sebagai sistem telepon genggam generasi kedua (2G). GSM merupakan sebuah standar terbuka yang sekarang ini dikembangkan oleh 3GPP.
  • Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan(bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masadepan
5. Wimax
Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal
Area Network). Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal Area Network). 

6. Microwave
Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal
Area Network). Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal Area Network). Jaringan yang menggunakan bluetooth sebagai interfacenya biasa disebut Piconet atau PAN (Personal Area Network).

Spesifikasi Jaringan Wifi menurut Standar IEEE


Jenis - Jenis Antena Jaringan
1. Antena Grid
Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer. Fungsinya adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim signal data dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz. 

Kelebihan :
  • Jangkauan Jauh.
  • Harga lebih murah dari antena omni.
Kelemahan :
  • Daerah persebaran sinyal relatif lebih kecil dari pada antena omni yaitu sekitar 15 derajat.
  • Sulit memasang agar mendapatkan sinyal yang bagus untuk jarak tembak sinyal yang sangat jauh.
2. Antena Sectoral 
Antena yang juga di gunakan untuk access point to serve a point-to-multi-point (P2MP) links. Sudut pancaran antena ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.

Kelebihan :
  • Relative berbiaya rendah.
  • Relative lebih aman.
  • Reabilitas.
Kelemahan :
  • Kurang fleksibel jika ada ekspansi.
  • Mobilitas yang kurang.
  • Kelemahan pada konfigurasi.
3. Antena OMNI
Antena yang memiliki pola pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama. Antena ini hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derajat.

Kelebihan :
  • Cakupan antena omni lebih luas.
  • Menyebar ke semua arah dengan membentuk semacam lingkaran.
Kelemahan :
  • Jangkauannya tetaplah pendek.
  • Proses konneksi ke internetnya lama.
4. Antena Parabolic
Memiliki fungsi dan frekuansi yang sama dengan antena grid. Memiliki jangkauan lebih jauh dan lebih
fokus dibandingkan antena Grid. Digunakan untuk aplikasi point to point jarak jauh.

Kelebihan :
  • Dapat digunakan untuk menerima 3 satellite sekaligus tanpa harus menggerakkan antenna.
  • Dapat menampilkan gambar dari semua TV dari satelit yang ditangkap dalam sekejap.
Kelemahan  :
  •  Tidak dapat digunakan menangkap satelit lebih dari 5.
  • Channel yang diterima lebih sedikit.
5. Antena Yagi
Yagi adalah antena yang paling umum digunakan dalam aplikasi yang beroperasi di atas 10 MHz.

Kelebihan :
  • Penguatan Dapat diatur sesuai kebutuhan.
  • Penggunaan prinsip antena direksional.
Kelemahan :
  • Bahan untuk merangkai cukup banyak.
  • Bahan untuk merangkai cukup banyak.
KOMPONEN DASAR WLAN
1. Wireless Network Adapters (WLAN Card)



2. Access Point (for Infrastucture Mode only)


3. Antena

Tidak ada komentar:

Posting Komentar