PENGERTIAN MANAJEMEN MEMORY
Memori manajemen adalah
tindakan mengelola memori komputer. Kebutuhan utama manajemen memori adalah
untuk menyediakan cara untuk secara dinamis mengalokasikan bagian-bagian dari
memori untuk program atas permintaan mereka, dan membebaskan untuk digunakan
kembali ketika tidak lagi diperlukan. Ini sangat penting untuk setiap sistem
komputer canggih di mana lebih dari satu proses mungkin berlangsung setiap
saat. Pengelolaan memori utama sangat penting untuk sistem komputer, penting
untuk memproses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, sehingga memori
dapat menampung sebanyak mungkin proses.
Entitas Memori sendiri ada 4 macam:
1. Used-RAM : RAM yang terpakai.
2. Cached-RAM: RAM yang dipakai sebagai tempat simpan sementara untuk aplikasi jika dieksekusi kembali.
3. Free-RAM : RAM yang tidak terpakai.
4. Swap : memori tambahan menggunakan harddisk.
Pemetaan
file diperlukan karena file dipetakan secara teratur sehingga bisa mendapatkan
akses ke sumber daya dan metadata dari dalam memori.
FUNGSI MANAJEMEN MEMORI
1. Utilitas CPU meningkat.
2. Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU.
3. Tercapai efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas.
4. Transfer data dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien.
5. Mengelola informasi yang dipakai dan tidak dipakai.
6. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
7. Mendealokasikan memori dari proses telah selesai.
8. Mengelola swapping atau paging antara memori utama dan disk.
MANAJEMEN MEMORI DENGAN SWAPING
Kemampuan memindahkan
citra proses antara memori utama dan harddisk selama eksekusi.
SWAP DI LINUX
STRATEGI ALOKASI MEMORI
1. First-fit Algorithm Manajer memori menelusuri peta bit sampai menemukan ruang yang memadai untuk ditempati proses. ruang dibagi dua, untuk proses dan ruang yang tidak digunakan kecuali ketika besar ruang tepat sama dengan ukuran yang diperlukan proses.
2. Next-fit Algorithm Penelusuran sama dengan first-fit algorithm, namun dimulai dari posisi terakhir kali menemukan segmen untuk proses.
3. Best-fit Algorithm Algoritma mencari sampai akhir dan mengambil ruang terkecil yang dapat memuat proses.
4. Worst-fit algorithm Selalu mencari ruang besar yang tersedia
5. Quick-fit algorithm Hanya untuk pencatatan pada peta bit berkait. Hanya menelusuri peta bit ruang memori bukan di peta bit proses.
MANAJEMEN MEMORY TANPA SWAPPING
Manajemen memori tanpa kemampuan memindahkan citra proses antara memori utama dan harddisk selama eksekusi.
- Manajemen memori untuk monoprogramming
- Manajemen memori untuk multiprogramming dengan pemartisan statis
Manajemen memori untuk monoprogramming
- Hanya ada satu proses pada satu saat
- Hanya satu proses menggunakan semua memori
- Pemakai memuatkan program ke seluruh memori dari disk
- Program mengambil kendali seluruh mesin
Manajemen memori untuk Multiprogramming.
- Mempermudah pemrogram
- Dapat memberi layanan interaktif ke beberapa user secara simultan
- Efisiensi penggunaan sumber daya
- Eksekusi lebih murah jika proses besar dipecah menjadi beberapa proses
- Dapat mengerjakan sejumlah proses secara simultan
MANAJEMEN MEMORY BERDASARKAN ALOKASI MEMORI
- Alokasi memori berurutan – Masing-masing proses menempati satu blok tunggal lokasi memori yang berturutan.
- Alokasi memori tak berurutan – Program dibagi menjadi beberapa blok atau segmen dan ditempatkan tanpa harus berdekatan. Teknik ini biasa digunakan pada sistem memori maya sebagai alokasi pagepage dilakukan secara global.
MEMORY VIRTUAL
Memory
yang dapat dibuat oleh user (pengguna komputer), yang digunakan oleh aplikasi
untuk menggunakan sebagian dari memori sekunder seolah-olah menggunakannya
sebagai RAM fisik. Semua sistem operasi membutuhkan Virtual Memory, yang
merupakan kombinasi dari RAM dan sebagian hard drive. Bagian ini biasanya
disebut Swap File, Paging File, atau Pagefile.
Sistem
operasi mengalokasikan sumber daya tersebut saat proses itu diciptakan atau
sedang diproses/dijalankan. Ketika proses tersebut berhenti dijalankan, sistem
operasi akan mengambil kembali semua sumber daya agar bisa digunakan kembali
oleh proses lainnya. Ketika RAM tidak cukup untuk kebutuhan komputer, Windows
menggunakan Swap File secara sementara untuk menyimpan file-file, kemudian
memindahkannya kembali pada RAM saat dibutuhkan. Memori virtual ini juga dapat
dianggap sebagai ekstensi dari memori fisik dari sebuah komputer.
Virtual
Memory merupakan sebuah memory cadangan dari sebuah memory fisik yang berfungsi
untuk menyimpan data sementara dari sebuah proses kerja suatu sistem, mekanisme
ini beroperasi dengan cara memindahkan beberapa kode yang tidak dibutuhkan ke
sebuah berkas di dalam hard drive yang disebut dengan swap file, page file atau
swap partition.
KEUNTUNGAN MEMORY VIRTUAL
Keuntungan dari menggunakan Virtual Memory ini antara lain:
- Lalu lintas proses input dan output akan menjadi lebih rendah, sehingga proses lebih cepat
- Penggunaan memory fisik akan lebih sedikit
- Tidak akan terjadi deadlock (error system)
- Dapat menambah jumlah user yang akan ditangani
- Memory Virtual dapat diset melebihi kapasitas memory fisik
Virtual Memory selalu dimiliki oleh sebuah sistem operasi untuk mencegah terjadinya deadlock antar aplikasi maupun sistem itu sendiri.
IMPLEMENTASI VIRTUAL MEMORY DI WINDOWS 10
Klik Start > File
Explorer.
Klik kanan pada This PC, kemudian klik kiri
pada Properties > Advanced System Settings > buka tab Advanced >
Performance.
Klik Settings :
Pada jendela
Performance Options, Pilih bagian Virtual Memory, dan klik Change:
Biasanya, ukuran awal
dari Virtual Memory ini telah ditentukan oleh Windows. Karena itu, langkah awal
di atas bertujuan untuk menghapus opsi pengaturan virtual Memory secara
otomatis untuk semua drive.
Setelah dapat mengubah
opsi tersebut, pilih proses berikutnya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar