SISTEM INFORMASI LINUX DAN DISTRO
LINUX
Dalam OS Linux dikenal istilah distro. Distro kependekan dari distribusi. Distro merupakan sebutan untuk sistem operasi linux dan aplikasinya, Sistem linux merupakan sistem yang terpisah-pisah (Kernel dan aplikasi/pustaka dari komunitas Free Software), Dalam sebuah distro berisi bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuat distro.
DISTRO LINUX
- Redhat : distribusi yang paling popular. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah. Redhat sekarang berganti nama menjadi RHEL
- Debian : distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programmya.
- Ubuntu : dibuat oleh perusahaan canonical pada tahun 2004. Ubuntu merupakan distribusi linux yang diturunkan dari distribusi debian.
DIREKTORI DI SISTEM OPERASI LINUX
1. /bin – User Binaries
Direktori ini berisikan file-file eksekusi. Umumnya perintah yang digunakan oleh sistem disimpan dalam direktori ini.
Contoh : ps, ls, ping, grep, cp
2. /sbin – System Binaries
Sama halnya seperti /bin, direktori /sbin juga berisi file yang bisa dieksekusi langsung. Tetapi, perintah-perintah linux yang terletak di bawah direktori ini biasanya digunakan oleh aministrator sistem, untuk tujuan pemeliharaan sistem.
Contoh : arp, halt, shutdown, route, swapon, iptables, reboot, fdisk, ifconfig
3. /etc – Configuration Files
Direktori ini berisikan file-file konfigurasi yang dibutuhkan oleh semua program. Selain itu juga berisi file yang dijalankan ketika startup.
Contoh : /etc/resolv.conf, /etc/logrotate.conf
4. /dev – Device Files
Direktori yang berisi file device pada komputer. Juga termasuk perangkat terminal, usb, atau perangkat yang melekat pada sistem.
Contoh : /dev/tty1, /dev/usbmon0
5. /proc – Process Information
Berisi informasi tentang proses sistem baik itu filesystem virtual dengan informasi teks tentang sumber daya sistem maupun berisi informasi tentang menjalankan proses.
Contoh : /proc/{pid}, /proc/uptime
6. /var – Variable Files
Direktori var merupakan singkatan dari Variable Files.
Direktori ini berisikan file-file log sistem (/var/log), paket dan file database (/var/lib), email (/var /mail), print queues (/var/spool), lock files (/var/lock), temporary file yang dibutuhkan saat reboot (/var/tmp), dll
7. /tmp – Temporary Files
Direktori yang berisi file-file sementara yang dibuat oleh sistem dan pengguna. File-file yang berada didalam direktori ini dihapus ketika sistem reboot.
8. /usr – User Programs
Direktori ini berisikan file-file binari, libraries, dokumentasi, dan source code dari sistem.
/usr/bin berisi file binary untuk programs. Contoh : at, awk, cc, less, scp
/usr/sbin berisi file binary untuk system administrators. contoh: atd, cron, sshd, useradd, userdel
/usr/lib berisi file libraries untuk /usr/bin dan /usr/sbin
9. /home – Home Directories
Direktori home digunakan untuk semua pengguna menyimpan file pribadi mereka berdasarkan kepemilikan (user)
Contoh : /home/oki, /home/nova
10. /boot – Boot Loader Files
Berisi file-file yang berhubungan dengan boot loader.
File Kernel initrd, vmlinux, grub files bisa ditemukan dalam direktori /boot
Contoh : initrd.img-2.6.32-24-generic, vmlinuz-2.6.32-24-generi
KATEGORI LINUX
1. Sistem Manajemen Paket
- Bebasis rpm
RPM adalah singkatan dari Redhat Packet Manager. Pertama kali diperkenalkan oleh Red Hat corp. Cara instalasi dapat menggunakan program yang dinamakan YUM (YellowDog Update Manager), atau RPM. Distro-distro yang menggunakan basis ini contohnya adalah Fedora Core, OpenSuse, Mandriva, IGOS Nusantara, dan CentOS.
- Berbasis deb
Debian adalah salah satu paket manager yang memiliki basis komunitas yang sangat kuat, hal ini dapat dilihat ketika akhirnya para programmer debian memutuskan membuang mozilla firefox dalam distribusinya dan mengganti dengan IceWeasel. Distro-distro dibawah debian berkembang lebih cepat dibanding distribusi lainnya. Cara Instalasi nya dapat menggunakan program apt (advanced package tools). Distro yang menggunakan paket ini adalah debian, ubuntu, freespire, Simply MEPIS, Knoppix, Linux Mint.
- Berbasis tgz
Slackware adalah distribusi bersejarah, karena sangat susah untuk dipelajari. Karena untuk menginstall suatu program anda harus mulai dari nol mulai dari mengekstract, kemudian mengcompile, dan mengetes apakah bisa berjalan atau tidak.
2. Cara Penggunaannya
- Live CD
Live CD sangat menarik, karena pada intinya dengan live cd user dapat menjalankan sistem operasi yang lengkap tanpa menginstall ke dalam hardisk. Prinsip kerjanya adalah sistem operasi akan membentuk
suatu "image" kedalam hardisk kemudian apabila anda men-shutdown OS tersebut maka "image" yang terbentuk akan di hapus. Dengan live cd user tidak perlu kawatir kehilangan OS lama. Live CD ini sangat bermanfaat untuk Demo Linux dan pembelajaran bagi para newbie. Contoh live CD adalah Ubuntu 6.10, Simply MEPIS 6.0, Freespire 1.13, Knoppix 5.1.1.
- Install CD
Yang dimaksud install CD adalah distro linux tersebut harus diinstall terlebih dahulu baru kemudian anda dapt menggunakan distro tersebut. Distro-distro yang termasuk install CD dibagi lagi menjadi dua bagian yang besar. Terdiri dari 1 CD instalasi, dan lebih dari1 CD Instalasi. Contoh > 1 CD : Fedora Core 6 (6 CD), Open Suse (6 CD), Mandriva 2007 (4 CD), Slackware (3 CD). Sedang yang termasuk 1 CD : Vector 5.8, Ubuntu 5.10, Zenwalk.
3. Tujuan Pembuatan
Tujuan dari remastering linux adalah induk yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan pengguna. Jikalau bisa memenuhi, diperlukan suatu proses atau usaha misalkan menginstall aplikasi-aplikasi yang diperlukan. Proses remastering ini membuat usaha tersebut tidak perlu dilakukan karena proses instalasi telah dilakukan oleh pengembang. Sebagai contoh adalah OSGX. OSGX dirancang dan dibuat berdasar analisis tentang perangkat lunak yang diperlukan selama belajar. OSGX diharapkan kebutuhan aplikasi mahasiswa bisa terpenuhi dengan sekali proses instalasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar