Halaman

Kamis, 31 Desember 2020

Administrasi Dasar Linux

 Materi yang dibahasa meliputi : 

  1. File sistem hierarchy standar 
  2. Account dan username di linux 
  3. Perintah dasar dan fungsinya di sistem operasi linux
1. File sistem hierarchy standar 

Pada dasarnya semua linux memiliki struktur direktori yang sama. Struktur direktori Linux berbeda dengan struktur direktori yang ada pada Windows ataupun MS-DOS. Setiap direktori memiliki fungsi yang berbeda-beda. Contoh bahwa direktori /bin berfungsi untuk menyimpan semua perintah dasar pada Linux. Sehingga struktur direktori di Linux disebut Filesystem Hierarchy Standard (FHS).

Kegunaan dari masing-masing Direktori:

  •    = Direktori yang berguna untuk menampung semua fileyang terdapat dalam sistem linux.
  • /bin  = Direktori yang berisi file-file yang dapat langsung dijalankan
  • /boot = Direktori yang digunakan saat booting Linux.
  • /dev = Direktori yang berisi file-file dari hardware yang dimiliki komputer. misal /dev/ adalah file dari harddrive dan /dev/fd0 adalah file dari floppy 
  • /etc = Direktori yang berisi file yang digunakan untuk mengkonfigurasi linux. File ini biasanya dalam bentuk file naskah atau teks.
  • /home  = direktori ini digunakan untuk menyimpan semua direktori pengguna
  • /lib  = Direktori yang berisi file-file library yang dibutuhkan oleh program pada direktori root.
  • /mnt = Direktori yang berisi direktori yang dapat anda gunakan untuk memounting perangkan pheriperal yang dimiliki PC.
  • /proc = Direktori yang berisi buffer file yang digunakan untuk menginformasi proses yang sedang berjalan pada sistem linux 
  • /root =  direktori home untuk root
  • /sbin = Direktori yang berisi file-file yang dijalankan oleh sistem linux
  • /tmp = Direktori yang berisi file-file sementara 
  • /usr = Direktori yang berisi file-file yang dapat dijalankan atau berorientasi kepada semua pengguna. 
  • /var =  Direktori yng berisi file data yang dapat berubah-ubah saat linux sedang dalam proses. 
2. Account dan username di linux 

ACCOUNT

Account ini terdiri dari dua macam yaitu : 
  1. Username : nama pengguna yang digunakan untuk melakukan login ke sistem operasi linux. 
  2. Password : sandi rahasia yang hanya diketahui oleh pengguna sistem operasi linux itu sendiri
USERNAME/USER ACCOUNT

Ada dua jenis username atau user account di sistem operasi Linux, yaitu : 
  1. Super user / root : biasanya ditandai dengan shell prompt # ketika masuk ke terminal. 
  2. User biasa : biasanya ditandai dengan shell prompt $ ketika masuk ke terminal.
3. Perintah dasar dan fungsinya di sistem operasi linux

Perintah Dasar Linux antara lain yaitu :
  1. su : Perintah untuk Masuk ke superuser/root 
  2. adduser namauser : Perintah untuk membuat user baru 
  3. pwd : Perintah untuk melihat posisi direktory yang aktif 
  4. mkdir namadirektory: perintah untuk membuat direktory baru. 
  5. cd namadirektory : perintah untuk pindah direktory 1 tingkat dibawah. 
  6. cd .. : Perintah untuk pindah direktory 1 tingkat di atas.
  7. ls : Perintah untuk melihat isi direktory secara global 
  8. ls -l : Perintah untuk melihat isi direktory secara detail 
  9. nano namafile : Perintah untuk membuat/edit File
  10. rmdir namadirekrory : Perintah untuk menghapus direktory kosong
  11. rm namafile : Perintah untuk menghapus file
  12. rm –r namadirektory : Perintah untuk menghapus direktory yang ada isinya.
  13. userdel namauser : Perintah untuk menghapus user
  14. cp namafilelama namafile baru : Perintah Copy file di direktory yang sama
  15. cp namafile tujuan : perintah mengcopy file ke direktory lain (urutkan dari /home/user/direktory tujuan.
  16. mv namafilelama tujuan : Perintah untuk memindahkan file ke direktory lain(urutkan dari /home/user/direktory tujuan).
  17. clear : untuk membersihkan layar dari tampilan text
  18. halt atu init 0 : untuk mematikan atau men-shutdown computer
  19. init 6 : untuk merestart komputer 

Kamis, 10 Desember 2020

Distro Linux

 SISTEM INFORMASI LINUX DAN DISTRO

LINUX
Dalam OS Linux dikenal istilah distro. Distro kependekan dari distribusi. Distro merupakan sebutan untuk sistem operasi linux dan aplikasinya, Sistem linux merupakan sistem yang terpisah-pisah (Kernel dan aplikasi/pustaka dari komunitas Free Software), Dalam sebuah distro berisi bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuat distro. 

DISTRO LINUX
  • Redhat : distribusi yang paling popular. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah. Redhat sekarang berganti nama menjadi RHEL
  • Debian : distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programmya.
  • Ubuntu : dibuat oleh perusahaan canonical pada tahun 2004. Ubuntu merupakan distribusi linux yang diturunkan dari distribusi debian.
DIREKTORI DI SISTEM OPERASI LINUX

1. /bin – User Binaries 
Direktori ini berisikan file-file eksekusi. Umumnya perintah yang digunakan oleh sistem disimpan dalam direktori ini.
Contoh : ps, ls, ping, grep, cp

2. /sbin – System Binaries
Sama halnya seperti /bin, direktori /sbin juga berisi file yang bisa dieksekusi langsung.  Tetapi, perintah-perintah linux yang terletak di bawah direktori ini biasanya digunakan oleh aministrator sistem, untuk tujuan pemeliharaan sistem.
Contoh : arp, halt, shutdown, route, swapon, iptables, reboot, fdisk, ifconfig

3. /etc – Configuration Files
Direktori ini berisikan file-file konfigurasi yang dibutuhkan oleh semua program. Selain itu juga berisi file yang dijalankan ketika startup.
Contoh : /etc/resolv.conf, /etc/logrotate.conf

4. /dev – Device Files
Direktori yang berisi file device pada komputer. Juga termasuk perangkat terminal, usb, atau perangkat yang melekat pada sistem.
Contoh : /dev/tty1, /dev/usbmon0

5. /proc – Process Information
Berisi informasi tentang proses sistem baik itu filesystem virtual dengan informasi teks tentang sumber daya sistem maupun berisi informasi tentang menjalankan proses.
Contoh : /proc/{pid},  /proc/uptime

6. /var – Variable Files
Direktori var merupakan singkatan dari Variable Files.
Direktori ini berisikan file-file log sistem (/var/log), paket dan file database (/var/lib), email (/var /mail), print queues (/var/spool), lock files (/var/lock), temporary file yang dibutuhkan saat reboot (/var/tmp), dll

7. /tmp – Temporary Files
Direktori yang berisi file-file sementara yang dibuat oleh sistem dan pengguna. File-file yang berada didalam direktori ini dihapus ketika sistem reboot.

8. /usr – User Programs
Direktori ini berisikan file-file binari, libraries, dokumentasi, dan source code dari sistem.
/usr/bin berisi file binary untuk programs. Contoh : at, awk, cc, less, scp
/usr/sbin berisi file binary untuk system administrators. contoh: atd, cron, sshd, useradd, userdel
/usr/lib berisi file libraries untuk /usr/bin dan /usr/sbin

9. /home – Home Directories
Direktori home digunakan untuk semua pengguna menyimpan file pribadi mereka berdasarkan kepemilikan (user)
Contoh : /home/oki, /home/nova

10. /boot – Boot Loader Files
Berisi file-file yang berhubungan dengan boot loader.
File Kernel initrd, vmlinux, grub files bisa ditemukan dalam direktori /boot
Contoh : initrd.img-2.6.32-24-generic, vmlinuz-2.6.32-24-generi

KATEGORI LINUX

1. Sistem Manajemen Paket 
  • Bebasis rpm
RPM adalah singkatan dari Redhat Packet Manager. Pertama kali diperkenalkan oleh Red Hat corp. Cara instalasi dapat menggunakan program yang dinamakan YUM (YellowDog Update Manager), atau RPM. Distro-distro yang menggunakan basis ini contohnya adalah Fedora Core, OpenSuse, Mandriva, IGOS Nusantara, dan CentOS.
  • Berbasis deb
Debian adalah salah satu paket manager yang memiliki basis komunitas yang sangat kuat, hal ini dapat dilihat ketika akhirnya para programmer debian memutuskan membuang mozilla firefox dalam distribusinya dan mengganti dengan IceWeasel. Distro-distro dibawah debian berkembang lebih cepat dibanding distribusi lainnya. Cara Instalasi nya dapat menggunakan program apt (advanced package tools). Distro yang menggunakan paket ini adalah debian, ubuntu, freespire, Simply MEPIS, Knoppix, Linux Mint.
  • Berbasis tgz
Slackware adalah distribusi bersejarah, karena sangat susah untuk dipelajari. Karena untuk menginstall suatu program anda harus mulai dari nol mulai dari mengekstract, kemudian mengcompile, dan mengetes apakah bisa berjalan atau tidak.

2. Cara Penggunaannya
  • Live CD
Live CD sangat menarik, karena pada intinya dengan live cd user dapat menjalankan sistem operasi yang lengkap tanpa menginstall ke dalam hardisk. Prinsip kerjanya adalah sistem operasi akan membentuk 
suatu "image" kedalam hardisk kemudian apabila anda men-shutdown OS tersebut maka "image" yang terbentuk akan di hapus. Dengan live cd user tidak perlu kawatir kehilangan OS lama. Live CD ini sangat bermanfaat untuk Demo Linux dan pembelajaran bagi para newbie. Contoh live CD adalah Ubuntu 6.10, Simply MEPIS 6.0, Freespire 1.13, Knoppix 5.1.1.
  • Install CD
Yang dimaksud install CD adalah distro linux tersebut harus diinstall terlebih dahulu baru kemudian anda dapt menggunakan distro tersebut. Distro-distro yang termasuk install CD dibagi lagi menjadi dua bagian yang besar. Terdiri dari 1 CD instalasi, dan lebih dari1 CD Instalasi. Contoh > 1 CD : Fedora Core 6 (6 CD), Open Suse (6 CD), Mandriva 2007 (4 CD), Slackware (3 CD). Sedang yang termasuk 1 CD :  Vector 5.8, Ubuntu 5.10, Zenwalk.

3. Tujuan Pembuatan

Tujuan dari remastering linux adalah induk yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan pengguna. Jikalau bisa memenuhi, diperlukan suatu proses atau usaha misalkan menginstall aplikasi-aplikasi yang diperlukan. Proses remastering ini membuat usaha tersebut tidak perlu dilakukan karena proses instalasi telah dilakukan oleh pengembang. Sebagai contoh adalah OSGX. OSGX dirancang dan dibuat berdasar analisis tentang perangkat lunak yang diperlukan selama belajar. OSGX diharapkan kebutuhan aplikasi mahasiswa bisa terpenuhi dengan sekali proses instalasi.